Kewajiban Mukallaf Dalam Islam

Kewajiban Mukallaf

قال المؤلف رحمه الله تعالى: فصل: يَجِبُ عَلَى كَافَّةِ اْلمُكَلَّفِيْنَ الدُّخُوْلُ فِي دِيْنِ اْلاِسْلاَمِ

“Wajib bagi seluruh mukallaf masuk ke dalam agama Islam” Penjelasan: Mukallaf adalah orang yang baligh, berakal dan telah sampai kepadanya dakwah Islam (telah mendengar dua kalimah syahadat). Anak kecil dan orang gila bukan mukallaf, orang pedalaman seandainya belum pernah mendengar dua kalimah syahadat bukan mukallaf.

Kenapa setiap mukallaf wajib masuk Islam? Karena Islam adalah adalah satu-satunya agama yang benar dan diridloi oleh Allah, Surat Ali Imran 19:

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ

Islam adalah agama seluruh para nabi dan Rasul. Rasulullah shallallahu alayhi wasallam bersabda:

الْأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لِعَلَّاتٍ دِينُهُمْ وَاحِدٌ وَأُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى

“Para nabi itu (ibarat) saudara satu bapak lain ibu, agama mereka satu (yaitu Islam) dan ibu-ibu mereka (syariat mereka) berbeda-beda”. HR Ahmad

Islam adalah rahmat dan nikmat terbesar bagi manusia, karena orang yang mati dalam keadaan muslim maka akan masuk surga. Rasulullah shallallahu alayhi wasallam bersabda :

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Barang siapa akhir perkataannya Laa ilaaha illa Allah maka dia masuk surga”. HR Abu Dawud

Artinya orang yang mati dalam keadaan muslim, dengan meyakini bahwa tidak ada yang disembah dengan benar selain hanya Allah dan Muhammad bin Abdillah adalah hamba dan utusan Allah maka dia masuk surga.

قال المؤلف رحمه الله : وَالثُّبُوْتُ فِيْهِ عَلَى الدَّوَامِ وَاْلتِزَامُ مَا لَزِمَ عَلَيْهِ مِنَ اْلاَحْكَامِ

“(Wajib bagi semua mukallaf) tetap dalam agama Islam selamanya dan menetapi hukum-hukum yang wajib baginya”.

Penjelasan: Tetap dalam agama Islam selamanya artinya tidak boleh ada di dalam hati niat untuk keluar dari Islam pada masa yang akan datang. Karena berniat untuk keluar dari Islam pada masa yang akan datang berarti telah keluar dari Islam seketika itu juga

مَنْ عَزَمَ عَلَى اْلكُفْرِ فِي اْلمُسْتَقْبَلِ كَفَرَ فِي اْلحَالِ

“Selamanya” maksudnya sampai mati. Karena keselamatan seseorang ditentukan ketika dia mati. Jika mati dalam keadaan muslim (husnul khotimah) maka dia ahli surga, sebaliknya jika dia mati dalam keadaan kafir (su`ul khotimah) maka dia ahli neraka. Allah berfirman dalam surat Al Hijr 99:

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

“Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kematian kepadamu” Menetapi hukum yang wajib baginya adalah dengan menjalankan seluruh perkara-perkara yang diwajibkan dan meninggalkan seluruh perkara-perkara yang diharamkan (taqwa).

Apa Saja Kewajiban Mukallaf

Orang mukallaf muslim wajib sholat lima waktu, puasa Romadlon, mengeluarkan zakat jika telah memiliki harta mencapai nishob, berangkat haji jika mampu, ikhlas dalam beramal, syukur, sabar, ridlo terhadap taqdir dan kewajiban lainnya, baik kewajiban dzahir maupun batin.

Orang mukallaf muslim wajib meninggalkan membunuh tanpa haq, zina, judi, minum khomr, riya’, ujub, sombong, hasad dan perkara haram lainnya, baik keharaman dzohir maupun batin.